FAKTA Tentang Persebaran Penyakit Campak Dan Rubella Di Indonesia

Lebih Banyak Artikel TORCH >>> » FAKTA Tentang Persebaran Penyakit Campak Dan Rubella Di Indonesia

 

Persebaran Campak dan Rubella - Di Indonesia sendiri, menurut catatan dari Kementerian Kesehatan RI 2016, dilaporkan terdapat 8.185 kasus campak pada tahun 2015. Jumlah ini lebih rendah dibandingkan tahun 2014 yang sebesar 12.943 kasus. Jumlah kasus meninggal sebanyak 1 kasus, yang terjadi di Provinsi Jambi.

 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY Pembajun Setianingastutie menyatakan bahwa pada 2016 dari sebanyak 1.929 anak yang diduga terjangkit virus rubella (campak Jerman) di DIY, 463 di antaranya telah dinyatakan positif terjangkit virus rubella. Sedangkan sejak Januari hingga Juli 2017 tercatat 7 kejadian luar biasa (KLB) penyakit campak di DIY di mana 60-70 persen di antaranya positif rubella.

 

Provinsi Nusa Tenggara Barat, Aceh, dan Riau merupakan provinsi dengan jumlah penderita campak terendah. Sedangkan Sulawesi Tengah, Jambi dan Papua merupakan provinsi dengan jumlah penderita campak tertinggi.

 

Jika dilihat dari kelompok umur, proporsi kasus campak terbesar terdapat pada kelompok umur 5-9 tahun dan kelompok umur 1-4 tahun dengan proporsi masing-masing sebesar 32,2% dan 25,4%.

 

Namun, jika dihitung rata-rata umur tunggal, kasus campak pada bayi kurang dari umur satu tahun merupakan kasus tertinggi, yaitu sebanyak 778 kasus (9,5%).

 

Selain dengan meningkatkan sistem imun tubuh – langkah pencegahan -, tidak ada pengobatan untuk penyakit campak dan rubella, tetapi penyakit ini dapat dicegah. Imunisasi dengan vaksin MR adalah pencegahan terbaik untuk penyakit campak dan rubella.

 


Hubungi Kami

marketing herbal impotensi 1

Marketing 1 - Alfi

081232227444 / 085641034444

infopusat5@gmail.com

 

 

Marketing 2 - Alam

085329990002 / 085726726002

kotakpesan1@gmail.com

 

PIN 762A3824

 

 

081232227444

 

 

Jam kerja kami adalah Senin-Sabtu, pukul 08:00-16:00 WIB. Kami libur pada hari minggu dan hari libur nasional.